Finisher adalah alat yang digunakan untuk menghamparkan aspal olahan dari mesin pengolah aspal dan meratakan lapisannya. Alat yang rodanya crawler track ini dilengkapi dengan hopper yang tidak beralas, dibawah hopper terdapat pisau selebar hoppernya. Proses penghamparan dimulai dengan memasukkan aspal ke hopper, aspal langsung turun ke permukaan site dan disisir oleh pisau. Untuk mendapatkan kerataan yang diinginkan diatur oleh pisau tadi. Ketinggian hamparan aspal dapat mencapai sampai dengan 14 cm dalam keadaan belum dipadatkan. Produksi alat ini dapat mencapai 50 ton/jam dengan lapisan 5 cm dan kecepatan 1  –  1,5 meter /menit.  dengan kecepatan tersebut, mesin cukup dijalankan dengan kekuatan  9 HP.  Konstruksi alat ini cukup besar, sehingga untuk mengangkut ke site harus menggunakan trailer. Beton aspal yang dihasilkan oleh Barber Green Finisher, yang digunakan pada konstruksi besar harus memenuhi persyaratan yang cukup ketat, antara lain :

  • Mempunyai stabilitas yang cukup tinggi.
  • Mempunyai kekuatan gilas dan rata untuk dilewati kendaraan.
  • Mempunyai sambungan memanjang dan melintang yang baik, sehingga tidak mengganggu stabilitas kendaraan yang melewatinya.

Dalam pembangunan jalan raya, peran kerja Finisher sangat besar terutama pada pekerjaan perkerasan dan pelapisan ulang. Finisher juga dapat mengantisipasi segala macam jenis aspal. Peran finisher ini dapat dilihat dari beberapa contoh pekerjaan berikut ini :

Pembangunan Jalan Baru

Pada pembangunan jalan baru finisher aspal akan mencampur material pada permukaan yang baru dibuat. Jalan baru biasa kondisinya baik, karena kerikil, batuan yang dipakai masih tinggi stabilitasnya. Bagi finisher pekerjaan ini tidak rumit, karena  sub-grade dibuat dengan baik, lereng tidak curam,  base telah disiapkan dengan material yang baik juga. Bila permukaan base tidak beraturan akibat penghamparan pertama masih dapat diperbaiki pada hamparan kedua bersamaan dengan pemadatannya.

Pelapisan Ulang Jalan Raya

Pelapisan ulang berarti pemberian lapisan bituminous yang sudah lama dan jalan dalam keadaan tidak memenuhi syarat konstruksi jalan. Pelapisan ulang selain dilakukan pada jalan yang rusak, juga dilakukan untuk maksud memperpanjang usia jalan membuat lapisan anti slip. Karena finisher berjalan di atas permukaan, maka pada pekerjaan pelapisan ulang harus  diperhatikan traksi crawler traktor tersebut.

Menyelaraskan Perkerasan

Pada pekerjaan sambungan lapisan pada lapisan lama, penggunaan sedikit overlap akan mencegah pengurangan tebal. Saat penyelarasan lapisan dilakukan, tebal overlapping harus cukup sehingga pemadatan ulang dari roller akan membuat lapisan baru turun hanya sampai level lapisan lama, karena akan terjadi pertemuan dan sobekan di bawah screed.