Pengaspalan menggunakan Aspal hotmix dapat dilakukan dengan dua cara yaitu manual menggunakan tenaga orang dan menggunakan mesin finisher. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan pada kualitas pengerjaannya. Berikut kami jelaskan secara singkat tentang kedua metode tersebut :

  • Secara Manual

Seluruh pengerjaan dilakukan secara manual yang dikerjakan oleh tenaga kerja ahli, berpengalaman dan profesional dibidang pengaspalan. Ketebalan aspal hotmix yang dikerjakan dengan cara manual tidak bisa ditentukan secara pasti dan hanya dihitung perkiraan  secara variabel saja. Minimal volume pekejaan 50 m2 sampai dengan ribuan m2. Jika permintaan pemesan kurang dari 50 m2 akan ada perbedaan mengenai harga, karena dalam pengaspalan ada hitungan mobilisasi atau demobilisasi. Meskipun pengerjaannya menggunakan metode manual tapi untuk finishing dan pemadatannya tetap memakai mesin waless dan mesin baby roller.

  • Menggunakan Mesin Finisher

Cara ini bisa dibilang lebih canggih karena pengoperasiannya menggunakan teknologi mesin atau yang biasa disebut mesin finisher. Jika menggunakan Mesin Finisher ketebalan aspal hotmix dapat ditentukan sesuai dengan permintaan pemesan. Biasanya minimal volume/luas pekerjaan adalah 1500 m2 dan minimal ketebalannya 3 cm2. Dan proses finishing untuk pemadatannya akan menggunakan mesin waless danTR(Tandem Roller).

Demikian tadi gambaran singkat tentang kedua metode yang digunakan dalam Jasa Pengaspalan menggunakan Aspal Hotmix. Percayakan pengerjaan pembuatan jalan, perbaikan, pembangunan dll kepada PT. Rorica Jaya Abadi. Kami siap memberikan hasil yang terbaik untuk anda.